Minggu, 17-12-2017,  

Home   Agenda  Pengumuman  Foto  Video  Situs Terkait  Kritik & Saran  Kontak


  Ikuti kami di Selamat datang di website Balitbangda Kabupaten Balangan
 
0 1 2


Foto Kegiatan


Bank Data


Agenda Kegiatan

 Waktu : 04-05-2017
Agenda Kegiatan 3  
 Waktu : 04-05-2017
Agenda Kegiatan 2  
 Waktu : 04-05-2017
Agenda Kegiatan 1  

Download Center

Berita dan Kegiatan


Evaluasi Implementasi Program Sekolah Adiwiyata Kabupaten Balangan

Waktu                  : Selasa, 02 Mei 2017

Tempat                : Aula Balitbangda Kabupaten Balangan

Acara                    : Rapat Ekspose Laporan Akhir Evaluasi Program Sekolah Adiwiyata di

  Kabupaten Balangan

 

1)      Acara diawali dengan paparan oleh Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Lambung Mangkurat, paparan oleh Bapak Reza Pahlevi dan Ibu Dr.Hj. Rabiatul Adawiah, M.Si, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan moderator Kabid Litbang Sosial, Ekonomi dan Pemerintahan Bapak Amirul, S.Hut, MP. Pada paparan tersebut diinformasikan mengenai temuan implementasi program adiwita, bahwa dari item kebijakan berwawasan lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif, dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan sebagian sekolah sudah menerapkan dan membuat beberapa terobosan. Adapun temuan mengenai faktor pendukung implementasi program sekolah adiwiyata adalah – jenjang pendidikan pendidik (guru) tinggi, terdapat bantuan dana dari CSR dan motivasi untuk mendapatkan penghargaan yang besar. Sedangkan faktor penghambat yang ditemukan dalam implementasi program sekolah adiwiyata di Kabupaten Balangan adalah

-          banyak guru yang masih belum bisa mengintegrasikan program adiwiyata ke dalam mata pelajaran

-          kurangnya sosialisasi dan pendampingan yang dilakukan oleh dinas-dinas terkait (DLH dan Disdik Balangan)

-          banyak sekolah yang bermindset bahwa apabila sekolah sudah menjalankan program adiwiyata maka akan mendapatkan dana CSR

-          adanya perubahan transisi pimpinan sekolah (kepala sekolah)

-          kurangnya kekompakan guru-guru dan warga sekolah dalam menjalankan program adiwiyata

2)     Temuan implementasi program sekolah adiwiyata tersebut didukung juga dengan data kuantitatif dalam arti tergambarkan dalam sikap dan perilaku siswa tentang pengelolaan dan perlindungan lingkungan yang didominasi dengan sikap dan perilaku baik dan sangat baik (>60%). Sehingga dari kegiatan ini bisa direkomendasikan untuk Dinas Terkait dan CSR adalah a) melakukan pendampingan secara kontinyu ke sekolah peserta program adiwiyata, b) menjadikan sekolah predikat adiwiyata nasional yang memang memiliki kewajiban, dan sekolah predikat provinsi dan kabupaten untuk mendampingi juga, c) melakukan evaluasi secara terprogram kepada sekolah yang sudah menjalankan, d) melakukan lomba karya tulis maupun lomba lainnya tidak saja saat akan ada penilaian melainkan secara rutin.

Rekomendasi untuk sekolah adalah a) memberikan penegasan kepada guru dan tenaga kependidikan agar memiliki komitmen yang sama dalam mewujudkan seklah peduli dan berbudaya lingkungan, b) mengikutsertakan orang tua siswa dalam upaya membina karakter peduli lingkungan siswa sehingga apa yang diterapkan disekolah dapat diaplikasikan kembali di rumah, c) menggelar lomba lingkungan hidup antar kelas secara rutin tidak saja menjelang penilaian saja, d) secara kontinyu melakukan sosialisasi program sekolah adiwiyata. Bagi guru direkomendasikan a) hendaknya dalam sebuah forum bisa menyamakan pelaksanaan dan tujuan adiwiyata, b) hendaknya bisa mengembangkan profesi melalui kegiatan MGMP, pelatihan, workshop dalam rangka menjalankan program adiwiyata, c) memberikan contoh langsung karakter peduli lingkungan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari (role model).

3)     Masukan dan pertanyaan dari peserta dalam rangka penyempurnaan laporan ini  diantaranya adalah

a.       Sekretaris Dinas pendidikan Bapak Yusaini

-          Alasan pemilihan 3 sampel sekolah adiwiyata

-          Apakah sudah dilihat perubahan perilaku siswa terhadap program adiwiyata

-          Di dalam faktor pendukung dan penghambat adanya kata-kata sosialisasi dari dinas terkait, nantinya Disdik melalui sosialisasi rutin ke sekolah-sekolah akan menyampaikan mengenai program adiwiyata

b.       Staf Dinas Pendidikan Bapak Muliadi

-          Untuk pendanaan adiwiyata adalah dari CSR Adaro, kalau memungkinkan bisa diambilkan dana dari daerah dengan menerbitkan perda Program Sekolah Adiwiyata

c.       Kabid LH Bapak Tri Joko

-          Sudah ada panduan implementasi program sekolah adiwiyata yakni Permen LH Nomor  5 Tahun 2013 tentang Pedoman Adiwiyata, sudah dilaksanakan secara rutin dan dipedomani. Sebaiknya kajian ini bisa melakukan hal yang berbeda dan menghasilkan keluaran lain

-          Lebih cenderung setuju apabila kajian ini mengkaji sekolah yang ikut program dan tidak ikut program mengenai sikap dan perilakunya serta dukungannya dalam kepedulian lingkungan

-          Dasar justifikasi sekolah-sekolah yang menjadi sampel

-          Apakah dengan adanya sekolah adiwiyata cukup mampu mendukung visi bupati balangan mewujudkan SDM yang berkualitas dan sejahtera

d.       Kasubid LH Ibu Yulida Rahmi

-          Di dalam faktor penghambat disebutkan mengenai komitmen kepala sekolah, padahal penggerak adiwiyata ini bukan saja kepala sekolah melainkan guru dan bersama unsur sekolah lainnya

-          Mengapa yang diteliti hanya sikap dan perilaku siswa, padahal komponen adiwiyata di PermenLH adalah warga sekolah

-          Rekomendasi ke2 sekolah bisa melakukan pembinaan apabila mendapatkan penghargaan nasional (sesuai PermenLH) yakni SDN Paringin Selatan I, sedangkan penghargaan provinsi dan kabupaten tidak berkompetensi

-          Dinas LH sudah melakukan evaluasi implementasi secara terprogram 1 tahun sekali diawal tahun, sehingga pada setiap 5 juni bisa diserahkan penghargaan lomba2 lingkungan termasuk adiwiyata,

-          Lomba karya tulis lingkungan antar siswa dan antar kelas sudah dilaksanakan secara rutin dan setiap penilaian akan diberitahun seminggu sebelumnya

e.       Kepala Sekolah SPPN Bapak Sahrudin

-          Kajian ini diharapkan bisa memberikan manfaat dan masukan bagi guru-guru bukan membina namun mendiseminasikan dan menyebarluaskan. Selain itu jangan serta merta menyalahkan kepala sekolah, karena peran manajerial yang diembannya tantangannya berat, urusan yang harus dikelola banyak dan sulit itulah yang menjadi penyebab kurang mampunya kepala sekolah dalam implementasi program karena kemampuan SDM itu tidak sama

-          Sebaiknya sekolah yang berpredikat adiwiyata dibentuk piloting dan keberhasilannya didiseminasikan ke sekolah lain.

-          Selama ini koreksian mengenai kekurangan-kekurangan sekolah dari setiap lomba tidak pernah disampaikan kepada sekolah sehingga bisa dijadikan bahan masukan dan diperiki untuk periode lomba selanjutnya

f.        CSR Adaro

-          Pembinaan dari CSR selain dari pencairan dana, juga berkoordinasi dengan Dinas LH dan pihak sekolah. Isi dari penelitian sama saja dengan yang selama ini dilakukan oleh CSR, untuk pembinaan adiwiyata tahun 2017 sebaiknya dilakukan sosialisasi yang isinya sama dengan penilaian oleh Dinas LH agar agar sekolah siap menghadapi penilaian.


  Hits (100)    Waktu :19-06-2017 (09:50:28)   Komentar (1)

Komentar
Alamat Email
Komentar

Pengirim : quonahquee@bestmailonline.com
Hari : 2017-09-06, Tanggal : 06-09-2017, Waktu : 05:10:38
Komentar : Four to five servings of this fruit juice have to be consumed per week to obtain the desired result. Use these circumspectly however, as they may lower blood sugar, which is an inadequate effect in males whose blood glucose levels are properly balanced.

Hal  
1