Kamis, 29-07-2021,  

Home   Pengumuman  Foto  Video  Situs Terkait  Kritik & Saran  Kontak

  Ikuti kami di Selamat datang di website Balitbangda Kabupaten Balangan
 
  • gambar2
  • gambar2
0 1


Foto Kegiatan


Bank Data


Download Center

Berita dan Kegiatan


Bidang Sosial, Ekonomi dan Pemerintahan Laksanakan Survey Penjajakan Studi Budidaya Porang/Umbi Maya

Bidang sosial, ekonomi dan pemerintahan laksanakan  survei penjajakan studi budidaya porang/umbi maya bertempat di Desa Buntu Karau Kecamatan Juai,  Selasa (07/07/2020).

Balitbangda Kabupaten Balangan akan melakukan kajian budidaya porang  (Amorphopallus muelerri) di Balangan pada tahun 2021 sehingga melalui survei penjajakan ini diharapkan dapat diperoleh data awal bagaimana cara budidaya porang yang dapat dijadikan panduan bagi petani porang nanti nya.

Petani porang Desa Buntu Karau, Suwito mengatakan penanaman porang dilakukan di lahan terbuka (tanpa naungan). Ph tanah 6-7 sangat cocok untuk budidaya porang. Lahan perlu di pupuk terlebih dahulu dengan menggunakan pupuk kandang sebelum di tanami bibit. Selanjutnya pemupukan tanaman dengan pupuk kandang dan pupuk kimia dilakukan setiap 3 bulan sekali untuk pertumbuhan vegetative dan pembesar umbi.

“saat ini tanaman porang dalam keadaan dorman sehingga tidak terlihat lagi batang atasnya tetapi umbi nya masih ada di dalam tanah, panen dilakukan setelah 2-3 musim pertumbuhan porang baru untuk memaksimalkan pertumbuhan umbi,” ujarnya.

Katak porang (bintil berwarna cokelat kehitaman yang muncul pada pangkal atau tangkai daun tanaman porang) hasil dari penanaman pertama akan ditanam Kembali pada minggu kedua bulan Agustus, sedangkan bibit dari umbi dapat di tanam pada bulan September.

Lebih lanjut, Suwito mengatakan budidaya porang harus memperhatikan waktu tanamnya untuk menghindari kegagalan, biasanya waktu tanam yang ideal ketika memasuki musim hujan antara Bulan September sampai Oktober, karena biasanya pada Bulan Mei tanaman porang ini sudah mulai dorman. Pada saat masa dorman, lahan porang dapat ditanami dengan tanaman lain seperti kedelai, kacang tanah, cabe, keladi, bawang prei,  dll, dan hal ini tidak mengganggu umbi porang yang ada di dalam tanah.

Kepala Bidang Sosial Ekonomi dan Pemerintahan, Riyadi Brata mengharapkan dengan adanya panduan budidaya porang berdasarkan hasil kajian, petani porang tidak akan mengalami kegagalan/kerugian, mengingat potensi porang di Balangan sangat baik dan menjanjikan bagi masyarakat.

“karena adanya perbedaan musim tanam, tidak di awal tahun sesuai dengan anggaran pemda maka kegiatan survei akan dilakukan di tahun 2020 ini, walaupun kegiatan kajian baru akan dilakukan di tahun 2021,” tambahnya.

  Hits (6860)    Waktu :08-07-2020 (15:14:27)   Komentar (1)

Komentar
Alamat Email
Komentar

Pengirim : saidazhari@gmail.com
Hari : 2021-04-15, Tanggal : 15-04-2021, Waktu : 08:33:37
Komentar : Kalau mau beli Katak/ Bintil Porang untuk bibit, bisa pesan di mana dan dengan siapa ? Saya sangat serius ingin menanam porang, semoga dapat dibantu

Hal  
1