Jumat, 10-07-2020,  

Home   Pengumuman  Foto  Video  Situs Terkait  Kritik & Saran  Kontak


  Ikuti kami di Selamat datang di website Balitbangda Kabupaten Balangan
 
0 1


Foto Kegiatan


Bank Data


Download Center

Berita dan Kegiatan


Penilaian Presentasi Finalis 5 (Lima) Besar Lomba Penulisan Best Practice Tenaga Pendidik dan Kependidikan di Kabupaten Balangan

1.    Pada kesempatan ini akan dilakukan penilaian presentasi finalis 5 besar lomba penulisan Best Practice oleh 3 orang juri yakni Dr. H. Zaenal Fanani, M.Ed (Widyaiswara pada Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Kalimantan Selatan), Dr. Hj. Rabiatul Adawiyah, M.Si (Akademisi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ULM Banjarmasin), dan H. Suparlan (Pengawas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan). Pertama-tama acara dibuka oleh Kepala Balitbangda Kabupaten Balangan Aidinnor, S.Sos

2.    Inti dari pembukaan acara oleh Kepala Balitbangda, Lomba Best Practice ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan peran dan fungsi Balitbangda sesuai Permendagri Nomor 17 tahun 2016; perlunya meningkatkan motivasi dan kapasitas tenaga pendidik dan kependidikan dalam penyusunan naskah best practice; serta dalam rangka menumbuhkembangkan kemampuan menuangkan gagasan atau ide kreatif yang bersifat orisinil, visioner dan implementatif untuk mencari solusi atas permasalahan yang ada.

3.    Acara kemudian dipandu oleh Kabid Sosial Ekonomi dan Pemerintahan Hendri Gunawan,S.Sos dan Kasubid Sosbud Dian Nugrahini M.Eng.

4.    Urutan pertama Ahmadiyanto, S.Pd dari SMPN 1 Lampihong yang menjelaskan mengenai karya best practicenya yakni  Meningkatkan Keterampilan Menulis Siswa Melalui Pengoptimalan WAW Menuju Terwujudnya Sasis Sasan Di SMPN 1 Lampihong. Adapun tanggapan dan pertanyaan dari juri adalah sebagai berikut :

a.    Zainal Fanani

-      Meminta penjelasan lagi mana tujuan dan mana cara mencapai tujuan. Di tujuan dibunyikan keterampilan menulis, sedangkan di latar belakang kemampuan membaca, kan berbeda. Beda secara substansi namun secara umum bagian dari literasi. Jadi bisa dikatakan bahwa latar belakang yang ada tidak melatarbelakangi

-      Disebutkan dalam data respon siswa, siswa termasuk dimensi sikap, sedangkan dampak inovasi best practice ke dimensi keterampilan belum ada

-      Perlunya lebih konsisten antara judul, latar belakang, teori, kesimpulan dikaitkan dengan apakah terjadi peningkatan kemampuan literasi siswa.

-      Saran : Pastikan indikator keterampilan menulis apa dan dinilai, atau mengikuti judulnya seperti PISA tingkatkan keterampilan membaca

b.    Rabiatul Adawiyah

-      Tujuan tidak menggambarkan, seharusnya hasil perubahan yang terjadi bukan digambarkan di lampiran melainkan di hasil

-      Indikator untuk menentukan masih belum jelas, apabila menggunakan teori respon/ sikap wijanarko tinggal menilai apakah keterampilannya meningkat. Respon bukan menjadi tujuan melainkan kesimpulan karya siswa yang belum tergambarkan/ kurang pas

5.    Urutan ke-2 oleh Muhayar, S.Pd dari MIN 4 Balangan yang mengambil judul Peningkatan Kemampuan Peserta Didik pada Pelajaran Matematika dalam Operasi Hitung Perkalian dan Pembagian menggunakan Metode Jarimatika Tahun Pelajaran 2019/2020. Pertanyaan dari juri:

a.    Zainal Fanani

-      Latar belakang sebagaimana disampaikan pada saat paparan sangat lengkap yakni siswa mengalami kesulitan perkalian dan pembagian, namun di slide belum tergambarkan hanya bulatan-bulatan yang kurang bisa dipahami. Jumlah slide dibatasi tidak menjadi kendala justru disitu dipilih slide yang terpenting

-      Seperti ini ada slide yang menuliskan tentang quick, simple ini prinsip atau metode? Kalau ini semua bisa orang mencari di google, karena ini bukan temuan

-      Selain itu juga tahapan belum jelas, jangan prinsip-prinsipnya saja agar bisa ditiru oleh guru-guru lain. Perjelas tahapan dan tekniknya

-      Buatkan tahapan dari kegiatan perkalian dan pembagian, di tahapan mana terjadi kegagalan, sehingga bisa diterapkan teknik jarimatika.

-      Indikator KKM terlalu umum, bahkan tidak terkait

-      Apabila dikaitkan dengan judulnya indikatornya adalah meningkatkan operasi hitung siswa

b.    Suparlan

-      Hasil yang diharapkan adalah ketuntasan, masalah kecepatan penyelesaian adalah pendukung saja di masukkan ke bab hasil

-      Perbanyak dokumentasi kegiatan agar lebih tergambarkan

c.     Rabiatul Adawiah

-      Teknik jarimatika bukan hal yang baru, diawal tahun 2000 sudah ada, bahkan anak kami sempat kursus itu. Nah dari judul anda ini di bagian mana ada inovasi dari teknik tersebut?

-      Soal yang dijadikan pembanding melakukan pre test dan post test harus diuji tingkat kesukarannya lebih tinggi atau lebih rendah? Haruslah soal yang memiliki tingkat kesukaran yang sama.

-      Gunakan bahasa ilmiah karena ini tulisan ilmiah, contoh “sangat gawat”.

6.    Urutan Ke-3 Norlatipah, S.Pd dari SMPN 1 Paringin dengan judul Pembelajaran bahasa Inggris melalui Strategi TPS dengan Memanfaatkan CSM (Cartoon Story Maker) di Kelas VIII E SMPN 1 Paringin. Pertanyaan dan masukan juri :

a.    Zainal Fanani

-      Metode yang digunakan menarik yakni TPS (think pair share) dan CSM (cartoon story maker), sebenarnya tujuannya apa sih? Apakah tujuannya berkaitan dengan guru atau muridnya. Kalau untuk siswa apa yang diinginkan dari siswa cantumkan di dalam judul.

-      Kapan think, kapan pair dan kapan share .

-      Tahapan mengidentifikasi kalimat dan memahami struktur kalimat.

-      Sebelum diterapkan yang ingin ditingkatkan apanya? Apakah nilai siswa, karena di tabel hasil belum tergambarkan dengan jelas dan tidak terkait dengan judulnya (pemahaman meningkat).

-      Konsistensi antara judul, tujuan, tahapan dan hasil. Tujuannya direvisi sejelas mungkin.

b.    Suparlan

-      Mengapa memilih metode ini? Untuk menerapkan hal baru, meningkatkan nilai belajar, meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi.

-      Latar belakang seharusnya berisi data awal dan fakta.

-      Menambah pembahasan dengan data-data awal dan faktor-faktor latar belakang dan pembahasan.

c.     Rabiatul Adawiah

-      Belum ada konsekuensi dan sinkronisasi, permasalahan belum mendetail, rumusan, tujuan dan hasil

-      Apakah metode ini hanya untuk mata pelajaran bahasa inggris apakah bisa dipergunakan untuk mata pelajaran lain.

-      Bagaimana menerapkan efisien, efektif dan praktis ?

7.    Urutan ke-4 Hepni Albuni, S.Pd dari SMPN 1 Awayan dengan judul Meningkatkan Literasi Tulis Siswa dengan Media KB sebagai Upaya Mendukung Gerakan Literasi  Sekolah di SMPN 1 Awayan.

a.    Zainal Fanani

-      Tahapannya sudah sistematis, namun masih perlu diperdalam misalnya didemonstrasikan dan beri penjelasan mengenai literasi menulis. Seperti disebutkan bahwa kegiatan ini adalah untuk memicu kemampuan membuat karya siswa/ mengarang cerita dengan media karton bergambar (menambah kosakata/ perbendaharaan kata dan membantu menyusun kalimat).

-      Yang dilihat dari tadi adalah meningkatkan kemampuan membuat alur cerita (cerita), metode tindak lanjut (puisi) belum ada dipenjelasan. Bahkan lebih baik lagi fokus ke cerita media karton bergambar sudah menjadi best practice yang bagus.

b.    Suparlan

-      Literasi visual baru literasi tulis, di latar belakang ditekankan untuk literasi tulis dulu.

-      Penerapan metode ini diperjelas lagi tahapan, indikatornya jangan sampai hasil yang dicapai itu sifatnya kebetulan saja.

c.     Rabiatul Adawiah

-      Kemampuan literasi tulis bagaimana mengukurnya? Dan disandingkan dengan hasilnya.

8.    Presentasi yang terakhir oleh Marlina, S.Pd dari MtsN 3 Balangan dengan judul Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Cerita Fantasi dengan Strategi Pembelajaran Think-Talk-Write (TTW) pada Peserta didik Kelas VII–A MTsN 3 Balangan

a.    Zainal Fanani

-       Substansi TTW nya dimana? Memutar audio, menulis dan menceritakan dari apa yang dilihatnya. Indikator cara mengukurnya tidak selalu angka/ kuantitatif namun bisa juga dalam bentuk penjelasan.

-      Kehadiran siswa, kemauan menjawab pertanyaan, keinginan mengemukakan gagasan tidak berkaitan langsung dan tidak berhubungan dengan tujuan best practice. Item indikator tidak sesuai tujuan.

b.    Rabiatul Adawiah

-      Kurang jelas indikatornya karena cerita saja, bukan cerita fantasi.

-      Alat ukur tidak valid, perlu dicarikan yang sesuai .

 

9.    Acara diakhiri dengan ucapan terima kasih dan permintaan maaf apabila ada kekurangan di dalam acara, hasil penilaian juri akan direkap terlebih dahulu dan pengumuman pemenang juara 1, 2, 3, juara harapan 1 dan juara harapan 2 akan diumumkan insyaallah pada hari kesadaran nasional tanggal 17 desember 2019.


  Hits (64)    Waktu :02-01-2020 (10:27:59)   Komentar (2)

Komentar
Alamat Email
Komentar

Pengirim : ZAP
Hari : 2020-07-04, Tanggal : 04-07-2020, Waktu : 17:18:55
Komentar :

Pengirim : ZAP
Hari : 2020-07-04, Tanggal : 04-07-2020, Waktu : 19:09:57
Komentar :

Hal  
1