Jumat, 21-02-2020,  

Home   Pengumuman  Foto  Video  Situs Terkait  Kritik & Saran  Kontak


  Ikuti kami di Selamat datang di website Balitbangda Kabupaten Balangan
 
0 1 2


Foto Kegiatan


Bank Data


Download Center

Berita dan Kegiatan


Sosialisasi pengoperasian dan serah terima (alat pembuatan asap cair dan alat pembuatan tepung umbi maya)

a.    Acara Sosialisasi pengoperasian dan serah terima alat (pembuatan asap cair dan alat pembuatan tepung umbi maya) di Desa Binjai Punggal Kecamatan Halong telah terlaksana dengan baik, dihadiri Bupati Balangan diwakilkan oleh Asisten II Bp. Husaini, Kepala Baristand Banjarbaru beserta tim peneliti, perwakilan Dinas Pertanian, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Ketahanan Pangan, Camat Halong, Perwakilan Kecamatan Paringin Selatan dan Juai, perwakilan CSR Adaro, Bumdes Halong, unsur Muspika Kecamatan Halong, UPPB seluruh Kabupaten Balangan, dll.

b.    Acara diawali dengan Laporan Kepala Balitbangda yang diwakili oleh sekretaris balitbangda H. Rahmi, S.Hi. yang menyampaikan latar belakang kegiatan, tujuan, tahapan, keluaran dan dana yang diperlukan untuk kegiatan pilot project alat pembuatan asap cair serta alat pembuatan tepung umbi maya. Serta besarnya harapan untuk mendapatkan dukungan dari Bupati Balangan serta segenap SKPD terkait untuk keberlanjutan kegiatan ini kedepannya dalam rangka meningkat perekonomian lokal Petani karet dan petani umbi maya di Kabupaten Balangan

c.    Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Balai Riset dan Standarisasi Industri (Baristand) Banjarbaru Budi Setiawan, ST, MM yang dalam hal ini menyampaikan bahwa kerjasama awalnya adalah untuk pekerjaan alat pembuatan asap cair, yang kedua adalah penelitian umbi maya, diharapkan kedepannya semakin banyak pekerjaan yang dikerjasamakan dengan Baristand. Selain itu juga Baristand sudah mempunyai MoU dengan Gubernur Kalsel.

d.   Selanjutnya adalah sambutan Bupati Balangan yang dibacakan oleh Asisten II Setda Balangan Bp.Husaini, yang menyampaikan mengenai bahwa semakin banyak inovasi dan penemuan-penemuan baru yang sudah dilakukan, dulu umbi maya tidak bernilai ekonomis namun dengan adanya penelitian ini dan kegiatan petani umbi maya sudah mulai dikenal dan ternyata memiliki nilai ekonomis tinggi. Tujuannya tidak lain adalah dalam rangka meningkatkan perekonomian petani. Bupati sangat mengapresiasi kegiatan ini dan kedepannya semakin banyak penemuan/ inovasi yang bertujuan untuk membuka kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

e.     Dilanjutkan dengan serah terima alat pembuatan asap cair dan alat pembuatan tepung umbi maya dari Asisten II kepada Kelompok UPP Limpasu Indah yang diwakili ketuanya H. Kadri, Petani Umbi Maya Kelurahan Batu Piring. Selanjutnya adalah sosialisasi pengoperasian alat asap cair oleh Tim Baristand diwakili oleh Bp. Saibatul Hamdi dan tim, serta pengoperasian alat penepung juga.

f.     Dari sosialisasi ini banyak diinformasikan mengenai kegunaan, keunggulan dari alat pembuat asap cair yang sudah diproduksi ini, terutama pelatihan untuk kelompok pengelola alat pembuatan asap cair sebanyak 5 orang dari UPPB Limpasu Indah. Sebagaimana disampaikan oleh narasumber bahwa Baristand sudah pernah melakukan penelitian asap cair dari bambu, dan sebelumnya pernah mendapatkan pesanan untuk asap cair dari bonggol jagung. Bahan baku kayu halaban adalah yang terbaik, namun tidak menutup kemungkinan alat ini bisa dikembangkan untuk bahan baku lain sesuai dengan kondisi ketersediaan di lapangan. Tentunya masih melalui uji laboratorium kandungannya, tergantung kadar air juga. Dalam waktu 1 jam sudah bisa menghasilkan asap cair tergantung kandungan air di kayu tersebut.

g.   Kabid Perkebunan, Bapak Amirul, MP mempertanyakan mengenai keamanan dari alat tersebut. Serta diinformasikan juga bahwa Dinas Pertanian juga membina UPPB Liyu dana APBN dan memberikan bantuan alat pembuatan asap cair, diadakan oleh pihak ke-3. Selain itu KPH/ Kehutanan Balangan juga memiliki 2 unit alat pembuatan asap cair yang semuanya masih menggunakan cara manual dan bahan baku kayu untuk membakarnya. Sementara itu sebagaimana penjelasan dari narasumber bahwa menggunakan bahan bakar gas sangat ekonomis karena 1 tabung gas bisa dilakukan untuk 2 kali proses pemasakan. Selain itu juga apabila memakai gas maka senyawa aktif yang bisa keluar adalah 24 parameter, sementara apabila menggunakan kayu bakar hanyar 17 parameter. Namun prosentase fenol yang terbanyak adalah pada bahan bakar kayu. Selain itu juga alat pembuatan asap cair Baristand ini memiliki keunggulan produk arang yang dihasilkan bisa dipergunakan untuk briket, dihaluskan dan dicampur bahan. Briket kayu halaban dinilai sangat bagus  energi yang dihasilkan 6.500 kalori.

h.  Hasil asap cair bisa diaplikasikan langsung dengan cara 1 liter asap cair dicampur 1 liter asam semut kemudian diencerkan dengan 20 liter air, diencerkan lagi menjadi 25 lirer untuk pupuk dan pembeku lateks.

i.   Dilanjutkan dengan acara uji coba alat pembuat tepung umbi maya. Sebagaimana diinformasikan narasumber bahwa kandungan air dalam bahan baku tidak boleh lebih dari 6%. Selain itu kesempatan ini petani umbi maya Kelurahan Batu Piring Bp. Joni menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya atas bantuan alat yang diberikan. Beliau sekaligus mengajak undangan dan masyarakat sekitar untuk menanam umbi maya, karena nilai jualnya yang tinggi, apalagi kalau bisa menghasilkan tepung umbi maya namun dipastikan dulu kandungan kalsium oksalatnya berkurang.


  Hits (16)    Waktu :30-12-2019 (14:54:44)   Komentar (0)

Komentar
Alamat Email
Komentar

Tidak ada komentar
Hal