Rabu, 26-09-2018,  

Home   Pengumuman  Foto  Video  Situs Terkait  Kritik & Saran  Kontak


  Ikuti kami di Selamat datang di website Balitbangda Kabupaten Balangan
 
0 1 2


Foto Kegiatan


Bank Data


Download Center

Berita dan Kegiatan


Acara Ekspose Laporan Pendahuluan Analisis Kebutuhan Diklat sebagai Dampak Adanya Pembentukan SOPD Baru di Kabupaten Balangan

       Acara diskusi laporan pendahuluan adalah bagian dari Focus Group Discussion “Analisis Kebutuhan Diklat sebagai Dampak Adanya Pembentukan SOPD Baru di Kabupaten Balangan”  dalam rangka menghimpun ide, masukan, saran, dan informasi data terkait dengan penelitian tersebut.

Acara dihadiri perwakilan dari tim peneliti Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lambung Mangkurat, Bpk. Dr. Jamaluddin, M.Si, Bpk. Drs. H. Apriansyah, M. Si, Bpk. Gazali Rahman, S. Sos, M. Si, Bpk. M. Nur Iman Ridwan, S. Sos, M. Si dan Moderator Kabid Litbang Sosial Ekonomi Pemerintahan  Ibu Resty Fauriana, ST, MT serta perwakilan undangan dari  Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Kearsipan, Dinas Perikanan, Dinas Pariwisata, dan Dinas Perdagangan.

Acara ekspose diawali dengan paparan dari tim peneliti mulai dari mulai latar belakang, rumusan masalah, maksud dan tujuan, sasaran, ruang lingkup penelitian.  Pada ekspose laporan pendahuluan ini sangat diharapkan masukan dan saran dari peserta ekspose untuk kesempurnaan kajian analisis kebutuhan diklat sebagai dampak adanya pembentukan SOPD baru di Kabupaten Balangan.

       Tujuan penelitian ini adalah:

  • Mengidentifikasi dan pemetaan kebutuhan diklat struktural (Organizational Based Analysis ) terhadap pembentukan SOPD baru.
  • Untuk mengidentifikasi standar keterampilan yang dibutuhkan (Task-Based Analysis) oleh pekerjaan dan jabatan dari SOPD baru di Kabupaten Balangan.
  • Untuk menghasilkan rekomendasi diklat teknis dan non teknis yang dihasilkan dari  Training Needs Assessment (TNA) yang dibutuhkan oleh pegawai dilingkungan SOPD baru di Kabupaten Balangan.
Analisis data yang dilakukan adalah analisis data kualitatif, berupa Analisis kebutuhan organisasi (Organizational Based Analysis) untuk menentukan konteks kebutuhan diklat struktural dan diklat teknis yang terkait dengan Visi, misi, strategic objective dan target organisasi, tujuan dan Perubahan budaya, serta perubahan teknologi  dari SOPD baru.

Dilanjutkan dengan pertanyaan dan masukan dari undangan.  Beberapa pertanyaan/masukan antara lain :

1.   Bpk. Syaifullah (Kabid Pendidikan dan Pelatihan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kab. Balangan)
-Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) saat ini belum memiliki pegangan apa saja sebenarnya diklat yang dibutuhkan oleh setiap individu yang menjadi ASN di Kab. Balangan. Untuk meningkatkan kompetensi ASN, saat ini dengan anggaran yang dimiliki, mana yang mendesak itu yang diprioritaskan untuk didiklatkan terlebih dahulu. Sangat  berharap seluruh SKPD teranalisa kebutuhan diklatnya namun dengan keterbatasan biaya hanya SKPD Baru saja.  Analisis kebutuhan diklat ini untuk mengetahui kesenjangan antara apa yang diharapkan SKPD sesuai dengan visi misi nya dengan keterampilan yang saat ini dimiliki setiap individu ASN. Dengan analisa ini diharapkan, dana yang dikeluarkan untuk diklat berbanding lurus dengan hasil yang didapatkan setelah diklat agar visi dan misi SKPD bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

2. Bpk. Supiani (Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman)
- Berbicara tentang kebutuhan diklat, latar belakang pegawai beragam sedangkan penempatan tidak akurat.
- Kab. Balangan salah satu daerah yang SKPD nya membengkak dari 34 menjadi 42 SKPD sehingga keuangan dan aset juga membengkak.
- Latar belakang ASN harus disesuaikan dengan jabatan.
- Tempatkan dulu ASN sesuai dengan latar belakang nya, baru kemudian di diklat.

3. Bpk. Gunawan (Dinas Komunikasi dan Informatika)
-   Banyak tenaga administrasi yang masuk jabatan teknis sehingga perlu penyesuaian kompetensi ASN.
-   Banyak ASN yang menempati jabatan dan  di diklat tidak sesuai dengan background pendidikan dan pengalaman yang bersangkutan sehingga perlu pembenahan pada system pengembangan karir pegawai.
-   Banyak ASN yang di diklat hanya berdasarkan keinginan bukan berdasarkan kebutuhan unit organisasi itu sendiri.
-   ASN yang sudah di diklat sesuai bidang, kadang-kadang karena kebutuhan karir dan struktural ditempatkan pada bidang yang berbeda. Ini menjadi satu tantangan untuk membenahi diklat.
-   Semoga kedepannya sistem diklat lebih bagus lagi untuk penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Balangan yang lebih baik.

4. Bpk. Imdiyah Fadli (Dinas Kepemudaan dan Olahraga)
-   Berharap tim ini bisa melibatkan bagian organisasi setda.

5. Bpk. Syaifuddin Tailah (Dinas Pariwisata)
-   Terkadang ada ASN yang sudah di diklat sesuai jabatan namun tiba-tiba dimutasi sehingga perlu ada MoU agar tidak dipindahtugaskan.

6. Bpk. Sirad (Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi)
-   Harus ada komitmen dan konsistensi dari pimpinan untuk merekrut tenaga kerja yang sesuai kompetensi baru dilakukan diklat.

7.  Bu Eny (Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kab. Balangan)
-    AKD berdasarkan kebutuhan organisasi, dengan kajian ini diharapkan ada standar kebutuhan diklat pada setiap jabatan  di struktur organisasi tersebut.
-   Terkait penempatan pegawai, dengan adanya standar kebutuhan diklat, ada pertimbangan bagi ASN untuk menempati suatu jabatan (ada standar yang harus dipenuhi jika menempati jabatan itu)
-   Kedepannya diharapkan tidak ada lagi ASN yang spesialis diklat.

Tanggapan:
Dengan kajian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi ASN untuk menduduki suatu jabatan.

  Hits (5)    Waktu :13-09-2018 (08:06:15)   Komentar (0)

Komentar
Alamat Email
Komentar

Tidak ada komentar
Hal